Kamis, 21 Juni 2012

Puisi -

 BULIR BULIR PELUH

Roda-roda kehidupan
berputar mengitarimu
seolah menertawakan
langkahmu yang kian rapuh

Hati menangis pilu
mengiris-iris kalbu
menyaksikan perjuanganmu
menapaki tangga waktu

Roda kehidupan yang berputar 
kau jalani dengan tegar
meski dengan pandangan nanar
mengenyahkan rasa lapar

Bulir bulir cahaya
mengalir dari pelipismu
yang mulai keriput,,
menyayat hati 
ananda yang melihat

Namun kau tersenyum
Meski dalam perih
Meski hatimu menjerit
Ku tetap menerangi
Lngkahku esok hari





Tidak ada komentar:

Posting Komentar