BULIR BULIR PELUH
Roda-roda kehidupan
berputar mengitarimu
seolah menertawakan
langkahmu yang kian rapuh
Hati menangis pilu
mengiris-iris kalbu
menyaksikan perjuanganmu
menapaki tangga waktu
Roda kehidupan yang berputar
kau jalani dengan tegar
meski dengan pandangan nanar
mengenyahkan rasa lapar
Bulir bulir cahaya
mengalir dari pelipismu
yang mulai keriput,,
menyayat hati
ananda yang melihat
Namun kau tersenyum
Meski dalam perih
Meski hatimu menjerit
Ku tetap menerangi
Lngkahku esok hari

Tidak ada komentar:
Posting Komentar